Tampilkan postingan dengan label holiday. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label holiday. Tampilkan semua postingan

19 Mei 2012

Pangrango, Habis Gelap Terbit Terang


Hello there! Sudah beberapa bulan blog ini ditinggalkan, kasian.... #pukpuk

Ada cerita apakah kali ini si Ucing? Ouwyeah saya akan bercerita mengenai PENGORBANAN. Ecieeee.... pengorbanan apa sih? Let's see!

Untuk tahun 2012 di daftar resolusi saya, saya menuliskan beberapa resolusi *halah*. Pertama itu saya ingin punya minimal satu deh perlengkapan naik gunung, maklum, ini demi menunjang kuliah saya juga. Nantinya saya akan bertemu banyak praktik lapang yang tentunya harus didukung dengan perlengkapan lapang. Saya susah mau menargetkan dengan angka, jadi saya tulis yang minimalnya saja (satu).  Maklum, harga barang begituan tuh gak murah bagi saya... hiksss. Alhamdulillah tercapai, saya membeli sarung tangan hahahahaha. Oke, sumpah untuk sarung tangan saja saya harus ngerapel makan... yeah nasib duit bulanan pas-pasan hiksss mau nabung itu susah.

Nah, resolusi lainnya saya ingin sekali menjadi panitia MPKMB (Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru). Dari awal saya masuk dan merasakan MPKMB betapa saya ingin nama saya juga ada di daftar panitia. Sudah saya atur sedemikian rupa kesibukan saya agar saya bisa mendaftar MPKMB, bisa jadi panitia MPKMB. Wawancara sudah banyak pengalaman, saya terus belajar. Optimis, saya penuhi diri dan pikiran saya dengan optimis. Tapi ya, saya salah. Pertama saya ketinggalan informasi kalau OR panitia sudah dimulai. Saya telat download form, hari ini download besoknya baru ngisi. Pas mau ngisi mau ngumpulin, ternyata salah satu syarat, yaitu sertifikat MPKMB saya, tertinggal di rumah. Terpaksa pengumpulan ditunda karena saya harus pulang.

Besoknya di jeda kuliah saya bela-belain pulang ke rumah yang jaraknya 13 KM dari kampus demi sertifikat. Itu saya pikiran sudah terpecah juga karena besoknya saya mau memenuhi resolusi saya yang lainnya: 'muncak'. Setelah sampai asrama lagi, ternyata pas foto saya habis! Saya harus mencetak dan filenya ada di laptop. Laptop saya ditinggal di rumah. Untungnya ada kamera. Saya foto asal, kemudian saya pergi ke Bara buat cetak. Sebelumnya saya minta mas-masnya editin, tapi masnya amatir, alhasil acak-acakan sudah dicetak banyak. Rugi bandar. Ketika saya mau mengumpulkan saya bertanya terlebih dahulu kapan wawancaranya, dan ternyata mulai malam itu sampai dua hari berikutnya. Kalau saya mengumpulkan mau tidak mau wawancara lusa, sedangkan lusa saya masih di gunung pasti. Galau.

Sedih.
Bingung.
Pusing.
Kecewa.
Marah.
Kesal.
Capek.

Tidak ikhlas.

Berat, awalnya berat untuk saya memutuskan memilih salah satu. Mungkin beberapa orang berpendapat ya lepasin lah itu gunung, kapan-kapan bisa sedangkan kepanitiaan ini sekali seumur hidup. Awalnya saya berpikir demikian. Pikiran yang seperti ini terus memenuhi kepala saya. Tapi, untuk orang seperti saya tidak mudah untuk naik gunung gitu aja, duitnya, izinnya, waktunya, gak mudah. Apalagi ini pas Pasma lagi rame-ramenya. Tahun ini kapan lagi pikir saya. Tapi untuk lebih memilih gunung pun alasan saya masih belum kuat.

Tapi akhirnya saya memilih mundur, saya memilih resolusi saya untuk 'muncak', minimal satu puncak. Saya coret merah, saya kubur dalam-dalam resolusi saya untuk menjadi panitia MPKMB sambil terus berharap, berdoa, menghibur diri, bahwa memang hidup ini harus memilih. Pasti nanti ketika pada waktunya saya akan bersyukur atas pilihan saya. Mungkin ini salah satu cara-Nya entah untuk apa, tapi yang saya rasa satu adalah untuk melatih saya lebih berjiwa besar lagi. Atau mungkin supaya saya istirahat, mungkin takut saya nanti lelah karena MPKMB berdekatan dengan MPF (Masa Perkenalan Fakultas) juga. Dan banyak lagi kemungkinan-kemungkinan, prasangka baik yang saya ada-adakan, yang merupakan harapan saya bahwa hal itu benar. Yang jelas saya acuhkan berkas-berkas, saya sibukkan diri dengan packing.

Keesokan harinya berangkat lah saya. Tujuannya adalah Gunung Pangrango, lewat jalur Cibodas. Saya berangkat dari asrama pukul 06.00 sore, menunggu teman-teman lainnya di Pool Damri Baranang Siang hingga pukul 10.00 malam. Berangkat deh. Perjalanan 1,5 jam dengan angkot. Bayarnya 20.000 perorang, oke ini kemahalan. Sampai kantor TNGGP rombongan yang berjumlahkan 12 orang beristirahat makan dan tidur di mushola. Baru subuh, sekitar jam 5 nanjak.




Perjalanan dari pos Cibodas sampai Kandang Badak ditempuh dalam waktu 5 jam, biasanya 6 jam. Isitrahat 3 jam karena nunggu yang ketinggalan juga lama, makan, solat. Nanjak lagi ke puncak dari Kandang Badak selama 3 jam, biasanya kalau pemula 4 jam. Heran, padahal jalan berasa seperti siput banyak berhentinya, tapi kok cepet ya? Katanya ini termasuk cepet. Saya beserta 5 orang perempuan lainnya selalu bersama. Sempat kami hanya berenam karena yang laki-lakinya jauh di depan dan di belakang, alhasil mengundang tanya dari pendaki lain, "Wah, ini cewe semua?" kaget gitu kali ya. Sumpah di jalan mau ke puncak itu diwarnai keputusasaan banget, jalannya ngolong-ngolong pohon, merangkak, jalan jongkok, manjat, jalan sempit di celah-celah gitu, dingin, pundak udah ngilu bawa carrier berat, kaki udah nyut-nyutan... Ngeluh aja kerjanya. Tapi akhirnya sampai juga dan saya berkaca-kaca hahahaha.




Nginep di Mandalawangi semalam. Sempat diguyur gerimis semalaman. Dingin sekali. Edelweissnya belum terlalu mekar. Waktu kami pergi TNGGP masih sepi, di Mandalawangi sendiri cuma ada 3 rombongan (sudah termasuk kami). Besoknya bertemu rombongan teman-teman mapala fakultas saya. Turun sekitar jam 12, sampai Kandang Badak jam 1 lewat 15 menit. Kandang Badak sudah ramai. Istirahat tidak sampai 10 menit turun lagi ke bawah. Saya nempel terus sama teman saya Endah. Di jalan banyak ketemu anak-anak IPB juga terutama fakultas saya, dan itu senior, dan itu saya pake baju frontal banget fakultas saya hahaha. Dari saya berdua Endah sampai di pos Cibodas duluan tepat pukul 16.30. Pas lewat jembatan kita memang lari soalnya hujan males buka raincoat. Nunggu rombongan kekumpul semua 3 jam lagi. Pulang dari TNGGP jam 10 malam, sampai Bogor sekitar pukul 11 lewat. Ongkos pulang totalnya Rp16.000,00. Jadi pengeluaran kalau ditotal tuh ongkos, retribusi, logistik, perbekalan semuanya Rp146.000,00 (26.000+10.000+10.000+100.000).





Rasanya bagaimana? SENANG LUAR BIASA.

Biasa mungkin ya ke Pangrango. Nenek-nenek aja ke Everest. Tapi buat saya ini tetap luar biasa. Pertama saya harus merelakan MPKMB dengan sangat berat hati. Kedua yang namanya naik gunung itu beban terberat sebenarnya bukan beban berat badan dan beban di punggung, tapi beban di dalam hati. Egonya kita.... ngelawan rasa sombong kalau udah ada yang muji2 "wes keren cewe perkasa", ngelawan rasa kesal kalau temannya jalannya lelet gak mau maksain, ngelawan rasa ingin ngeluh... nahan ngeluh, nahan ngeluarin umpatan-umpatan kasar. Ketiga, selama naik banyak hal menyenangkan hahahaha. Keempat, resolusi saya tercapai.

Tapi tetap, memang tidak ada yang patut saya banggakan. Saya memang kalah keren ya sama nenek-nenek tersebut. Tapi saya tidak mau jadi seperti nenek-nenek itu, saya tidak mau jadi wanita yang perkasa karena naik gunung yang tinggi-tinggi, saya tidak mau jadi perempuan yang katanya macho lah apa lah. Saya mau jadi diri saya sendiri. Makna lebih penting bagi saya dari pada tindakan itu sendiri. Saya tidak mau melakukan hal yang saya sendiri tidak merasakan maknanya.

Saya ingat, saat memulai pendakian saya bertanya pada diri saya sendiri. Sebenarnya untuk apa saya naik gunung sih? untuk siapa? mau apa? Sampai saya di atas pun saya bertanya-tanya ngapain sih? Saya benar-benar kali ini berlatih untuk meluruskan niat, saya berdoa agar niat saya selalu terjaga bahwa saya naik gunung untuk mengenal-Nya, mengenal diri saya, mengenal alam-Nya lebih baik. Saya berdoa untuk dijauhkan dari hal-hal negatif dan didekatkan dengan-Nya. Dengan naik gunung ini saya berharap saya semakin dekat dengan-Nya. Sebenernya, lebih dominan lagi saya naik gunung karena ingin menghirup udara segar sambil 'melihat yang segar-segar' mhehehehe.

Doa saya didengar, saya dijauhkan (tidak terlalu dekat) dengan kecengan saya yang naik bareng hahaha. Saya merasa Allah sudah menjawab sebagian doa saya, banyak belajar, selama perjalanan saya banyak belajar atas tindakan saya, pikiran saya, dan tindakan teman-teman saya. Tak perlu heran kalau kadang saya suka tersenyum saja, tersenyum bahagia. Terima kasih Yaa Rabb.

Sekali lagi, tidak ada yang patut untuk dibanggakan dari diri saya, dari perjalanan saya, dari cerita ini. Saya hanya ingin berbagi. Semoga bisa diterima, semoga pesannya sampai. Bahwa hidup perlu pengorbanan. Karena hidup selalu memilih. Ikhlas itu sulit, tapi kalau dicoba hasilnya luar biasa indah, manis. Karena Allah itu baik.... Bahagia itu sederhana.... dan semua yang terjadi patut disyukuri. Kadang memang harus dipaksa supaya bisa, atau sebenarnya kita bisa tapi kita tidak memaksakan diri. Paksaan itu adakalanya penting. Kecengan itu adakalanya diperlukan karena mampu memberi motivasi, semangat, atau obsesi kali ya lebih tepatnya :P

Semua ada hikmahnya, kalau kita mau belajar.

And yes, I'll never stop learning!

Thanks Rabb...


Pangrango 17-18 Mei 2012.
Thanks to Bapak, Ibu, untuk izin, doa, dan duit mhehehe terutama Bapak yang sudah jemput pas pulang. Thanks to team, Resty, Nunu, Cupu, Endah, Ka Erna, Burik, Imam, Atar, Zul, Midun, dan semangatku selama perjalanan: Nugrahadi Ramadhan T. :P

04 Februari 2012

A Little Reunion


Minggu ini sepertinya minggunya jalan-jalan, minggunya refreshing. Setelah kemarin tour Babakan Madang, sekarang refreshing lagi sekalian reuni. Pesertanya kali ini teman-teman sekelas saat kelas 10 SMA, Comspule. Kelas yang cuma satu tahun bersama tapi tetap kompak sampai sekarang. Bahkan dibandingkan kelas 11-12 yang dua tahun, masih lebih kompak Comspule.

Awalnya kami berniat untuk bermain ke rumah wali kelas kami (kami suka bermain ke rumah wali kelas, sekedar kumpul-kumpul saja). Tapi tampaknya momennya tidak tepat, karena tidak bisa kumpul semua (hanya 9 orang), dan bisanya sore. Jadi, kami memutuskan untuk pergi makan, yang awalnya di WS tapi karena penuh jadi pindah ke rumah makan dekat SMA Negeri 6 Bogor yang maygat mahal beeudh... pake pajak, terus air mineral kemasan cup harganya Rp1.000 ??!!







Beres makan, kami lanjut ke GOR untuk menyaksikan pertandingan basket DBL semifinal Smanli lawan SMA Negeri 7 Bogor. Pas banget saya memakai sweater merah sedangkan yang lain bebas, dan ternyata saya salah kostum. Loh? Kenapa? Bukankah Smanli memang merah/hitam warnanya?

02 Februari 2012

Tour de Babakan Madang, Satu Hari Dua Bukit

Ditengah garingnya minngu-minggu terakhir liburan, tiba-tiba sebuah undangan refreshing melayang ke saya. Masih refreshing yang sederhana seperti Januari lalu, dan masih bersama Nunun, Resty dan misuanya (Imam). Tujuan kali ini awalnya Gunung Pancar. Berangkat, janjian ketemu di depan Saung Kuring underpass, lanjut lewat Cibinong. Saya seperti biasa dibonceng Nunu dengan mojo-nya, dan ini ekspedisi ke-3 mojo! Kowawa! Hehehe.

20 Januari 2012

Sedikit Refreshing

Yoha, sekarang saya sudah memasuki hari ke... *lupa* liburan semester 1. Awal liburan saya sempat membuat teman-teman terheran-heran karena saya tinggal di asrama.
"Ih Uci! Uci kok di asrama sih? Gak pulang? Uci mah aneh, orang di asrama dia pulang, orang pulang dia di asrama!" 
Begitulah tanggapan teman-teman pada umumnya. Dua hari pertama liburan saya di asrama, hitung-hitung nemenin temen yang baru akan pulang tiga hari setelah UAS terakhir, sedangkan anak-anak lorong belakang sudah pada pulang. Kami berdua menghabiskan hari-hari di kamar saya, maraton film. Malam terakhir kami kelaparan, tetapi mengingat tempat makan itu jauh, harus jalan dulu ke Bateng, jalanan gelap, becek abis ujan, belum lagi galau (yea, kau pasti akan galau memilih mau makan apa di Babakan!). Keesokan harinya saat ia pulang saya mengungsi ke kamar anak lorong depan, masih tersisa lima orang. Kami menonton tv di lobi atas (pertama kalinya saya nonton tv! hahaha), nonton reality shownya Korea, sarapan (rangkap makan siang) di Bara, liat nilai biologi tapi ternyata belum keluar, jeblok-jeblokan di jalan mau ke asrama. Siangnya saya pulang, tapi saya main dulu ke rumah Resty bersama Nunu. Kaki kotor karena beberapa kali nyerempet motor dan gundukan tanah hahaha.

Kemudian akhirnya saat bermain di rumah Resty, eh muncul ide main.

28 Desember 2011

Pangrango Dalam Harapku

Wohooo semangat pagi! Kemarin di twitter entah saya kesambet apa saya mengkultwit tentang naik gunung.
Yang namanya gunung itu sesuatu banget. Naik gunung itu capek, kotor, dingin, ga kaya di kota serba ada, tapi di situlah letak kenikmatannya. Siapa bilang turun lebih enak daripada naik? yg enak cuma pas tenda udah jadi, anget-angetan bareng-bareng temen. Mau gimana pun kondisinya, naik gunung selalu jadi pengalaman yang asik untuk diceritakan. Naik gunung itu kita jadi tau siapa kita yang sebenarnya, seperti apa aslinya watak orang, dan mengenal kekayaan-Nya. Kadang makan di gunung lebih mewah daripada di rumah sendiri. Kalau baru naik ngidamnya banyak, pas turun nafsu makan langsung nambah. Kalau kata senior: naik itu sunah, turun itu wajib. Kalau kata Soe Hok Gie naik gunung itu bukti bahwa fisik dan jiwa kita sehat, juga untuk mengenal Indonesia beserta masyarakatnya dari dekat. Pokoknya naik gunung itu nagih.. kalau kata Nunu sih I ♥ mountain \(´▽`)/
Dan pada postingan kali ini saya akan bercerita tentang cerita pilu, kembali Desember pilu seperti tahun lalu, tentang naik gunung. Mungkin Anda sudah bisa menebak gunung apa dari judul postingan ini. Well markicau!

09 Januari 2011

It's Called Holiday

Yoohooo libur telah usai, libur yang panjaaaaaaang (soalnya saya menganggap sudah libur sejak tanggal 18 Desember hahahaha sampai hari ini deh). Walaupun banyak banget cacatnya tapi over all happy lah... semoga masih bisa merasakan nikmatnya liburan seperti ini lagi. Amin.

Libur kali ini saya habiskan bersama anak-anak PASMA5, apalagi sama SFC dan Powerrangeeeeers hahahaha (eh tambah satu deh, Manismanjah Group :P). Terus paling ketemu mama di Batam. Cuma gitu aja yah? hahaha tapi seruuuuuuuuu. Diawali dengan survey pelantikan yang kedua. Awalnya mah gondok... masa yang survey cewek??? Mana nih cowok-cowok pada gak bisa diandalkan cuuuuuiiih hahahaha, eh tapi dijalani have fun ternyata! Tempatnya viewnya baguuuuuus... haha ngebolang limaan atau disebut Powerrangers hahaha. Nekat limaan sambil takutan gitu... ada suara grasak-grusuk atau ngok dikit aja, parno.Takut ada babi hahahahaha. Pulangnya hujan, gak berenti keketawaan apalagi bikin video termelet-melet hahahaha.

10 Januari 2010

Liburanku

Hahaha inget deh zaman-zaman SMP (bedeh, serasa tuir) kalau selesai liburan lalun kembali ke sekolah, pelajaran Bahasa Indonesia pasti disuruh membuat karangan tentang liburan. Bahasa Inggris juga pernah tuh.

Okay, jadi liburan kali ini -seperti yang sudah diceritakan- aku isi dengan pelantikan, melantik 14 jagoan 25 (ehem uhuek) di Gunung Salak. Tim advance jadi berangkat lebih dahulu 1 hari, total 6 hari. Kembali ke kota Bogor tercinta mendekap di rumah, meratapi nasib kaki dan tangan yang diserang kumon-kumon sialun saat tahun baru. Kemudian 2 hari setelah itu sudah bisa berjalan normal (sebelumnya pincang dan ngajegang hahaha) ke sekolah evaluasi pelantikan, tapi entahlah aku merasa sedang menyaksikan debat seperti yang ditipih cuma bisa meng-iyakan padahal tidak mengerti, c-a-n-g-a-k.

24 April 2009

Superholiday!

Assalamualaikum!
Kyahh.. semakin kesini semakin maleeeees banget ngurus blog. Sebenernya mah pengen kayak dulu lagi, tapi keadaan sekarang ga kayak dulu lagi. Ngek.. jadilah blogku semakin nda jelas begini. Hikkkkkssssss



Mau cerita apayah? Liburan deh. Libur UN kali ini pastinya disambut meriah para siswa-siswi SMU dimana-mana. Bebas dari guru killer untuk beberapa saat, atau ada yang udah ngebet mau ke Kongo, pokoknya ceria menyambut libur puanjang ini. B e g i t u j u g a a k u.

11 Oktober 2008

Cerita Liburan Sekolah

PERHATIAN !!!

blogroll uci kan ilang nih... hehehehehehehe.... yang mu tuker link ntar yaaaaaaaaa....... hehehehehehe emang ada gitu ya? hehehehehe :P

-------------------------------------------------------------------------------------------------

I'm back, setelah... eum... blog ini bermasalah. Haha. Jadi ceritanya suatu hari gue nyoba ngutak-atik template sama postingan, tapi gagal. Hasilnya yaa....... 2 postingan gue terpaksa gue simpen di draft dan blogroll gue ilang. Ah, emang dasar gaptek... Tapi gapapa, gue tetep lucu, menarik, dan mempesona. Jiahahaha males banget sih.

Lebaran kemaren gue mudik ke Kerinci sendiri, buat ketemu mama dari Singapura. Gue berangkat tanggal 28 September, sendiri naik pesawat. Dari bogor naik damri ke bandara Soekarno-Hatta (yang kata kakak gue perjalanan ditempuh 3 jam kalau macet sampe 5 jam). Gak taunya cuma sejam, gue udah bela-belain berangkat dari jam 9. Jadinya gue jam 10 udah di bandara sedangkan pesawatnya berangkat jam 5, sampe eneg gue nunggu di bandara itu 7 JAM. Untungnya banyak cowo cakep. Hehe :P

Waktu berangkat gue dalam keadaan sakit, di pesawat gue nahan2 nangis gara2 kepala pusing kayak ditusuk-tusuk pake paku. Gue juga terpaksa beli air minum yang mahal dipesawat buat buka puasa. Heran, beli tiket aja jutaan, air aja ga disediain. Di Padang mama udah nyampe duluan nungguin gue, terus melanjutkan perjalanan ke Kerinci yang memakan waktu 7 sampe 8 jam. Nyampe di rumah di Kerinci jam 4 pagi dan langsung makan sahur. Disana gue jarang maen diluar rumah, karena sekarang kampung mama itu banyak anjing. Ya, ANJING binatang yang gue benci. Gimana sih, orang islam kok melihara anjing? Gue males banget keluar rumah kecuali terpaksa.

Gue cuma mapir ke rumah kakaknya alm. ka
kek gue yang usianya udah 96 tahun tapi masih cerewet, terus ke rumah om gue, terus kerumah neneknya sepupu gue, ke rumah entah siapa, pergi ziarah, main ke danau deket rumah, dan terakhir gue maksa minta jalan2 keliling danau. Seminggu gue disana lebih banyak dihabiskan dirumah, maen ma sepupu yang masih pada kecil2 (tapi narsis dan jago malak), nyemil, foto2. Paling ngelayani tamu yang banyak banget dateng ke rumah, sampe gue bosen dikit2 disuruh ini itu belum istirahat, udah dateng lagi yang satu. Udah gitu gue di palakin sama sepupu-sepupu gue dari yang kecil sampe yang gede. THR dapet dikit, duit yang ada sebelumnya habis.

Gunung Kerinci


3 setan kecil itu...


main kembang api


Lemang, makanan khasnya kampung mama



ini orang lucu banget lohh !!!



Yaaa.. gitulah mudik gue. Gue sebenernya di Kerinci itu, dingin, pemandangan bagus.... ngelilingi danau Kerinci, dan dikelilingi bukit2 (atau pegunungan ya? atu bukit barisan? hehe) bagus deh pokoknya! tapi ya itu banyak anjing. Oh ya, kuburan orang2 sini pada di bukit lo. Gue aja ke kuburan alm. kakek sama nenek kudu ngelewati sawah dan dikit mendaki ke bukit. Yang gue penasaran gimana cara orang ngebawanya pas nguburin? ada lagi yang lebih jauh keatas ngelewatin hutan gitu. Gue aja udah kewalahan kaki becek sama lumpur dan tanah.


kuburan kaken dan nenek

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Gue juga punya cerita gembira nih....... Gue ganti HP !!!!! tadinya HP gue N90 tercinta yang udah kebanting lebih dari 10x (serius). Hp itu masih bagus, tapi ya gue bosen aja sama hp jumbo kayak gitu, berat, ga bisa dimasukin saku baju seragam, ga bisa ngegeter. Gue ngidam hp kecil tapi kumplit juga. Akhirnya gue ganti sama 6233, hp kotak sabun. Haha. Sekarang hp gue kecil !!!! lebih ringan !!!! bisa ngegeter!!!! hahahahahahaha. Kabar ga penting lainnya....

  1. Gue jadi kepengen makan di AW Botani Square gara-gara pelayannya cakep2. Waktu itu (kakak gue sih) sempet di godain gitu, ditanyain juga gue. Karena cakep yaaaaaa... diladenin deh! Beneran cakep lo, secara kakak gue tiap kali gue bilang cowo cakep dia bilang jelek, sekarang kita sehati ! haha.
  2. Film Laskar Pelangi bagus yaaaaa? gue nonton pas sehari sesudah film itu keluar, bareng anak2 PMR sekitar 30an lebih lah. Gue jadi malu euy ma diri sendiri, apalagi kalo dibandingin sama si Lintang. Nangis gue. Huhu. Oh ya... gue protes ! licikkkk tempat duduknyaaaaaa !!!! Fika, Reta, kalian yaaa curi-curi buat ngedateeee !!! apaan noh kang ud** sama reta, kangguru sama fika !!! sayang ga ada kang ik*** sih... hahahahahahahaha :P
  3. Gara2 tiap malem si babeh nonton metro tv (gue juga nimbrung), si babeh nyuruh gue masuk IPS aja (sebelumnya nyuruh masuk IPA). Gue sih emang ada niat, pertama karena gue nyadar IPA gue lemah, terus kayaknya gue ada bakat IPS. Tapi gue orangnya ga PD-an euuuy..... ga berani nunjukin diri depan umum, gimana ya? gitu deh. Misalnya, gue tuh udah siapin kata-kata buat ngomong, tapi mu di omongin tuh susaaaaaah... yang keluar malah beda dan gagap. Kalo lagi cetingan, di sms ato apalah asal ga natap muka, gue mah brani ngomong, bernarsis-narsis ria ! Nah kalo udah ketemu muka... diem gue, kecuali bener-bener kenal karakter lawan gue itu (yang udah kenal gue, pasti taulah). Punya masukan ga???? Eniwei, gue jadi suka nonton metro tv ! Padamu Negeri, Kick Andi, The next Leader, sama schoolar ... apalah gitu (nulisnya gimana ya? ah, itulah pokoknya).

Sekian deh. Yang terakhir itu, gue minta pendapat ya.. gimana caranya supaya ga gitu lagi? kasi tips dong, terutama orang-orang yang udah mantap lah. Hehe. Makasih sebelumnya :)