Tampilkan postingan dengan label PASMA5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PASMA5. Tampilkan semua postingan

19 Mei 2012

Pangrango, Habis Gelap Terbit Terang


Hello there! Sudah beberapa bulan blog ini ditinggalkan, kasian.... #pukpuk

Ada cerita apakah kali ini si Ucing? Ouwyeah saya akan bercerita mengenai PENGORBANAN. Ecieeee.... pengorbanan apa sih? Let's see!

Untuk tahun 2012 di daftar resolusi saya, saya menuliskan beberapa resolusi *halah*. Pertama itu saya ingin punya minimal satu deh perlengkapan naik gunung, maklum, ini demi menunjang kuliah saya juga. Nantinya saya akan bertemu banyak praktik lapang yang tentunya harus didukung dengan perlengkapan lapang. Saya susah mau menargetkan dengan angka, jadi saya tulis yang minimalnya saja (satu).  Maklum, harga barang begituan tuh gak murah bagi saya... hiksss. Alhamdulillah tercapai, saya membeli sarung tangan hahahahaha. Oke, sumpah untuk sarung tangan saja saya harus ngerapel makan... yeah nasib duit bulanan pas-pasan hiksss mau nabung itu susah.

Nah, resolusi lainnya saya ingin sekali menjadi panitia MPKMB (Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru). Dari awal saya masuk dan merasakan MPKMB betapa saya ingin nama saya juga ada di daftar panitia. Sudah saya atur sedemikian rupa kesibukan saya agar saya bisa mendaftar MPKMB, bisa jadi panitia MPKMB. Wawancara sudah banyak pengalaman, saya terus belajar. Optimis, saya penuhi diri dan pikiran saya dengan optimis. Tapi ya, saya salah. Pertama saya ketinggalan informasi kalau OR panitia sudah dimulai. Saya telat download form, hari ini download besoknya baru ngisi. Pas mau ngisi mau ngumpulin, ternyata salah satu syarat, yaitu sertifikat MPKMB saya, tertinggal di rumah. Terpaksa pengumpulan ditunda karena saya harus pulang.

Besoknya di jeda kuliah saya bela-belain pulang ke rumah yang jaraknya 13 KM dari kampus demi sertifikat. Itu saya pikiran sudah terpecah juga karena besoknya saya mau memenuhi resolusi saya yang lainnya: 'muncak'. Setelah sampai asrama lagi, ternyata pas foto saya habis! Saya harus mencetak dan filenya ada di laptop. Laptop saya ditinggal di rumah. Untungnya ada kamera. Saya foto asal, kemudian saya pergi ke Bara buat cetak. Sebelumnya saya minta mas-masnya editin, tapi masnya amatir, alhasil acak-acakan sudah dicetak banyak. Rugi bandar. Ketika saya mau mengumpulkan saya bertanya terlebih dahulu kapan wawancaranya, dan ternyata mulai malam itu sampai dua hari berikutnya. Kalau saya mengumpulkan mau tidak mau wawancara lusa, sedangkan lusa saya masih di gunung pasti. Galau.

Sedih.
Bingung.
Pusing.
Kecewa.
Marah.
Kesal.
Capek.

Tidak ikhlas.

Berat, awalnya berat untuk saya memutuskan memilih salah satu. Mungkin beberapa orang berpendapat ya lepasin lah itu gunung, kapan-kapan bisa sedangkan kepanitiaan ini sekali seumur hidup. Awalnya saya berpikir demikian. Pikiran yang seperti ini terus memenuhi kepala saya. Tapi, untuk orang seperti saya tidak mudah untuk naik gunung gitu aja, duitnya, izinnya, waktunya, gak mudah. Apalagi ini pas Pasma lagi rame-ramenya. Tahun ini kapan lagi pikir saya. Tapi untuk lebih memilih gunung pun alasan saya masih belum kuat.

Tapi akhirnya saya memilih mundur, saya memilih resolusi saya untuk 'muncak', minimal satu puncak. Saya coret merah, saya kubur dalam-dalam resolusi saya untuk menjadi panitia MPKMB sambil terus berharap, berdoa, menghibur diri, bahwa memang hidup ini harus memilih. Pasti nanti ketika pada waktunya saya akan bersyukur atas pilihan saya. Mungkin ini salah satu cara-Nya entah untuk apa, tapi yang saya rasa satu adalah untuk melatih saya lebih berjiwa besar lagi. Atau mungkin supaya saya istirahat, mungkin takut saya nanti lelah karena MPKMB berdekatan dengan MPF (Masa Perkenalan Fakultas) juga. Dan banyak lagi kemungkinan-kemungkinan, prasangka baik yang saya ada-adakan, yang merupakan harapan saya bahwa hal itu benar. Yang jelas saya acuhkan berkas-berkas, saya sibukkan diri dengan packing.

Keesokan harinya berangkat lah saya. Tujuannya adalah Gunung Pangrango, lewat jalur Cibodas. Saya berangkat dari asrama pukul 06.00 sore, menunggu teman-teman lainnya di Pool Damri Baranang Siang hingga pukul 10.00 malam. Berangkat deh. Perjalanan 1,5 jam dengan angkot. Bayarnya 20.000 perorang, oke ini kemahalan. Sampai kantor TNGGP rombongan yang berjumlahkan 12 orang beristirahat makan dan tidur di mushola. Baru subuh, sekitar jam 5 nanjak.




Perjalanan dari pos Cibodas sampai Kandang Badak ditempuh dalam waktu 5 jam, biasanya 6 jam. Isitrahat 3 jam karena nunggu yang ketinggalan juga lama, makan, solat. Nanjak lagi ke puncak dari Kandang Badak selama 3 jam, biasanya kalau pemula 4 jam. Heran, padahal jalan berasa seperti siput banyak berhentinya, tapi kok cepet ya? Katanya ini termasuk cepet. Saya beserta 5 orang perempuan lainnya selalu bersama. Sempat kami hanya berenam karena yang laki-lakinya jauh di depan dan di belakang, alhasil mengundang tanya dari pendaki lain, "Wah, ini cewe semua?" kaget gitu kali ya. Sumpah di jalan mau ke puncak itu diwarnai keputusasaan banget, jalannya ngolong-ngolong pohon, merangkak, jalan jongkok, manjat, jalan sempit di celah-celah gitu, dingin, pundak udah ngilu bawa carrier berat, kaki udah nyut-nyutan... Ngeluh aja kerjanya. Tapi akhirnya sampai juga dan saya berkaca-kaca hahahaha.




Nginep di Mandalawangi semalam. Sempat diguyur gerimis semalaman. Dingin sekali. Edelweissnya belum terlalu mekar. Waktu kami pergi TNGGP masih sepi, di Mandalawangi sendiri cuma ada 3 rombongan (sudah termasuk kami). Besoknya bertemu rombongan teman-teman mapala fakultas saya. Turun sekitar jam 12, sampai Kandang Badak jam 1 lewat 15 menit. Kandang Badak sudah ramai. Istirahat tidak sampai 10 menit turun lagi ke bawah. Saya nempel terus sama teman saya Endah. Di jalan banyak ketemu anak-anak IPB juga terutama fakultas saya, dan itu senior, dan itu saya pake baju frontal banget fakultas saya hahaha. Dari saya berdua Endah sampai di pos Cibodas duluan tepat pukul 16.30. Pas lewat jembatan kita memang lari soalnya hujan males buka raincoat. Nunggu rombongan kekumpul semua 3 jam lagi. Pulang dari TNGGP jam 10 malam, sampai Bogor sekitar pukul 11 lewat. Ongkos pulang totalnya Rp16.000,00. Jadi pengeluaran kalau ditotal tuh ongkos, retribusi, logistik, perbekalan semuanya Rp146.000,00 (26.000+10.000+10.000+100.000).





Rasanya bagaimana? SENANG LUAR BIASA.

Biasa mungkin ya ke Pangrango. Nenek-nenek aja ke Everest. Tapi buat saya ini tetap luar biasa. Pertama saya harus merelakan MPKMB dengan sangat berat hati. Kedua yang namanya naik gunung itu beban terberat sebenarnya bukan beban berat badan dan beban di punggung, tapi beban di dalam hati. Egonya kita.... ngelawan rasa sombong kalau udah ada yang muji2 "wes keren cewe perkasa", ngelawan rasa kesal kalau temannya jalannya lelet gak mau maksain, ngelawan rasa ingin ngeluh... nahan ngeluh, nahan ngeluarin umpatan-umpatan kasar. Ketiga, selama naik banyak hal menyenangkan hahahaha. Keempat, resolusi saya tercapai.

Tapi tetap, memang tidak ada yang patut saya banggakan. Saya memang kalah keren ya sama nenek-nenek tersebut. Tapi saya tidak mau jadi seperti nenek-nenek itu, saya tidak mau jadi wanita yang perkasa karena naik gunung yang tinggi-tinggi, saya tidak mau jadi perempuan yang katanya macho lah apa lah. Saya mau jadi diri saya sendiri. Makna lebih penting bagi saya dari pada tindakan itu sendiri. Saya tidak mau melakukan hal yang saya sendiri tidak merasakan maknanya.

Saya ingat, saat memulai pendakian saya bertanya pada diri saya sendiri. Sebenarnya untuk apa saya naik gunung sih? untuk siapa? mau apa? Sampai saya di atas pun saya bertanya-tanya ngapain sih? Saya benar-benar kali ini berlatih untuk meluruskan niat, saya berdoa agar niat saya selalu terjaga bahwa saya naik gunung untuk mengenal-Nya, mengenal diri saya, mengenal alam-Nya lebih baik. Saya berdoa untuk dijauhkan dari hal-hal negatif dan didekatkan dengan-Nya. Dengan naik gunung ini saya berharap saya semakin dekat dengan-Nya. Sebenernya, lebih dominan lagi saya naik gunung karena ingin menghirup udara segar sambil 'melihat yang segar-segar' mhehehehe.

Doa saya didengar, saya dijauhkan (tidak terlalu dekat) dengan kecengan saya yang naik bareng hahaha. Saya merasa Allah sudah menjawab sebagian doa saya, banyak belajar, selama perjalanan saya banyak belajar atas tindakan saya, pikiran saya, dan tindakan teman-teman saya. Tak perlu heran kalau kadang saya suka tersenyum saja, tersenyum bahagia. Terima kasih Yaa Rabb.

Sekali lagi, tidak ada yang patut untuk dibanggakan dari diri saya, dari perjalanan saya, dari cerita ini. Saya hanya ingin berbagi. Semoga bisa diterima, semoga pesannya sampai. Bahwa hidup perlu pengorbanan. Karena hidup selalu memilih. Ikhlas itu sulit, tapi kalau dicoba hasilnya luar biasa indah, manis. Karena Allah itu baik.... Bahagia itu sederhana.... dan semua yang terjadi patut disyukuri. Kadang memang harus dipaksa supaya bisa, atau sebenarnya kita bisa tapi kita tidak memaksakan diri. Paksaan itu adakalanya penting. Kecengan itu adakalanya diperlukan karena mampu memberi motivasi, semangat, atau obsesi kali ya lebih tepatnya :P

Semua ada hikmahnya, kalau kita mau belajar.

And yes, I'll never stop learning!

Thanks Rabb...


Pangrango 17-18 Mei 2012.
Thanks to Bapak, Ibu, untuk izin, doa, dan duit mhehehe terutama Bapak yang sudah jemput pas pulang. Thanks to team, Resty, Nunu, Cupu, Endah, Ka Erna, Burik, Imam, Atar, Zul, Midun, dan semangatku selama perjalanan: Nugrahadi Ramadhan T. :P

11 Februari 2012

Syukurku

Hari ini setelah bertemu teman SMA untuk menagih kado (haha bahkan udah lama ulang tahunnya) pergi mewakili pertemuan orang tua bimbelnya si adik karena Ibu dan Bapak ke arisan. Pulangnya sudah jam dua siang sedangkan perjalanan ke rumah itu satu jam dari lokasi dan jam empat harus pergi lagi. Pulsa habis sedangkan ada enam sms yang harus dibalas. Buru-buru, sampai komplek beli makan, beli pulsa, lari menerobos hujan, mandi, berangkat lagi. Sekitar sejam kemudiannya lagi sampailah di lokasi syukuran Pasma 5 angkatan 26.

02 Februari 2012

Tour de Babakan Madang, Satu Hari Dua Bukit

Ditengah garingnya minngu-minggu terakhir liburan, tiba-tiba sebuah undangan refreshing melayang ke saya. Masih refreshing yang sederhana seperti Januari lalu, dan masih bersama Nunun, Resty dan misuanya (Imam). Tujuan kali ini awalnya Gunung Pancar. Berangkat, janjian ketemu di depan Saung Kuring underpass, lanjut lewat Cibinong. Saya seperti biasa dibonceng Nunu dengan mojo-nya, dan ini ekspedisi ke-3 mojo! Kowawa! Hehehe.

20 Januari 2012

Sedikit Refreshing

Yoha, sekarang saya sudah memasuki hari ke... *lupa* liburan semester 1. Awal liburan saya sempat membuat teman-teman terheran-heran karena saya tinggal di asrama.
"Ih Uci! Uci kok di asrama sih? Gak pulang? Uci mah aneh, orang di asrama dia pulang, orang pulang dia di asrama!" 
Begitulah tanggapan teman-teman pada umumnya. Dua hari pertama liburan saya di asrama, hitung-hitung nemenin temen yang baru akan pulang tiga hari setelah UAS terakhir, sedangkan anak-anak lorong belakang sudah pada pulang. Kami berdua menghabiskan hari-hari di kamar saya, maraton film. Malam terakhir kami kelaparan, tetapi mengingat tempat makan itu jauh, harus jalan dulu ke Bateng, jalanan gelap, becek abis ujan, belum lagi galau (yea, kau pasti akan galau memilih mau makan apa di Babakan!). Keesokan harinya saat ia pulang saya mengungsi ke kamar anak lorong depan, masih tersisa lima orang. Kami menonton tv di lobi atas (pertama kalinya saya nonton tv! hahaha), nonton reality shownya Korea, sarapan (rangkap makan siang) di Bara, liat nilai biologi tapi ternyata belum keluar, jeblok-jeblokan di jalan mau ke asrama. Siangnya saya pulang, tapi saya main dulu ke rumah Resty bersama Nunu. Kaki kotor karena beberapa kali nyerempet motor dan gundukan tanah hahaha.

Kemudian akhirnya saat bermain di rumah Resty, eh muncul ide main.

28 Desember 2011

Pangrango Dalam Harapku

Wohooo semangat pagi! Kemarin di twitter entah saya kesambet apa saya mengkultwit tentang naik gunung.
Yang namanya gunung itu sesuatu banget. Naik gunung itu capek, kotor, dingin, ga kaya di kota serba ada, tapi di situlah letak kenikmatannya. Siapa bilang turun lebih enak daripada naik? yg enak cuma pas tenda udah jadi, anget-angetan bareng-bareng temen. Mau gimana pun kondisinya, naik gunung selalu jadi pengalaman yang asik untuk diceritakan. Naik gunung itu kita jadi tau siapa kita yang sebenarnya, seperti apa aslinya watak orang, dan mengenal kekayaan-Nya. Kadang makan di gunung lebih mewah daripada di rumah sendiri. Kalau baru naik ngidamnya banyak, pas turun nafsu makan langsung nambah. Kalau kata senior: naik itu sunah, turun itu wajib. Kalau kata Soe Hok Gie naik gunung itu bukti bahwa fisik dan jiwa kita sehat, juga untuk mengenal Indonesia beserta masyarakatnya dari dekat. Pokoknya naik gunung itu nagih.. kalau kata Nunu sih I ♥ mountain \(´▽`)/
Dan pada postingan kali ini saya akan bercerita tentang cerita pilu, kembali Desember pilu seperti tahun lalu, tentang naik gunung. Mungkin Anda sudah bisa menebak gunung apa dari judul postingan ini. Well markicau!

25 November 2011

Berkurang Satu Tahun

Ketika bangun tidur hari ini, hal pertama yang saya lakukan adalah senyum, dan berterima kasih kepada Allah ternyata saya masih diberi kesempatan untuk hidup, diberi kesempatan untuk membenahi diri. Setiap malam pergantian tahun, saya selalu gelisah, takut... dan masih seperti tahun kemarin, banyak yang belum tercapai selama perjalanan dari 17 ke 18. Akan tetapi, 17 tahun ini sungguh penuh warna. Bagaimana tidak? masa ketika saya beralih dari SMA ke bangku perkuliahan. Dan yang saya bisa lakukan hanya bersyukur, bersyukur, bersyukur. Ternyata semua ini indah, terima kasih banyak Rabb.

Baru saja menyelesaikan peran di ISHARE 2011 yang ditutup dengan kegembiraan, dua hari yang lalu dan hari ini teman-teman di kelas juga mebuat tingkah yang cukup menghibur hihi, lebih-lebih hari ini. Ah, gak tau harus bilang apa, thanks and I LOVE YOU ALL :-* Hari ini juga yang mengharukan mendapat kunjungan malam dari sahabat-sahabat (eh keluarga ding) PASMA5 Dityas, Untari, Vani, Ica dan yang paling bikin terharu itu sms Mama (sms pertama!!!!) dan foto dari Hikari nun jauh di sana :')

Expo




Turun Desa








The 18th :)




Sekali lagi terima kasih, doa-doa yang baik itu akan datang padamu terlebih dahulu baru kepada saya. Allah yang bisa membalasnya. Saya untuk mentraktir saja tidak cukup uang, heu ah jadi gak enak hati. Huhuhu terharu sekali. Thanks Rabb... di 18 ini harus memenuhi target itu hehe ;)

Thanks God It's Friday! 
-25 November 2011-

08 Mei 2011

My 2nd Family

After Caving
Fun Trip Gunung Gede

Dwi's Marriage Party
Di manapun tetap keluarga, PASMA 5 :)












15 Maret 2011

Swim Banana

Hello world! Saya pengen nanya deh, saya heran... di tv banyak iklan tentang bulan Maret, gua gak ngerti deh itu maksudnya apa. Ada apa dengan bulan Maret?

09 Januari 2011

It's Called Holiday

Yoohooo libur telah usai, libur yang panjaaaaaaang (soalnya saya menganggap sudah libur sejak tanggal 18 Desember hahahaha sampai hari ini deh). Walaupun banyak banget cacatnya tapi over all happy lah... semoga masih bisa merasakan nikmatnya liburan seperti ini lagi. Amin.

Libur kali ini saya habiskan bersama anak-anak PASMA5, apalagi sama SFC dan Powerrangeeeeers hahahaha (eh tambah satu deh, Manismanjah Group :P). Terus paling ketemu mama di Batam. Cuma gitu aja yah? hahaha tapi seruuuuuuuuu. Diawali dengan survey pelantikan yang kedua. Awalnya mah gondok... masa yang survey cewek??? Mana nih cowok-cowok pada gak bisa diandalkan cuuuuuiiih hahahaha, eh tapi dijalani have fun ternyata! Tempatnya viewnya baguuuuuus... haha ngebolang limaan atau disebut Powerrangers hahaha. Nekat limaan sambil takutan gitu... ada suara grasak-grusuk atau ngok dikit aja, parno.Takut ada babi hahahahaha. Pulangnya hujan, gak berenti keketawaan apalagi bikin video termelet-melet hahahaha.

08 Agustus 2010

The Pictures

Iseng-iseng liat kumpulan album foto. Foto-foto itu punya cerita masing-masing. Paling asyik apalagi liat foto-foto lagi kegiatan lapangan gitu, ngabolang. Bahagia banget, ada juga yang keren, bikin asa bangga gitu hahaha. Ekspresi-ekspresi songong, belagu, bahagiaaaa banget rame-rame berpetualang. Bikin kangen.

15 Mei 2010

Salakku Cintaku

Salak salak salak ada mimpi dan kenangan.. Salak salak salak tentang harapan yang menyakitkan! HAHAHA!

26 Januari 2010

My Teenager World

Hahaha bener gak tuh tata bahasa gua???  Sumpah belepotan abis gua kalo tentang English mah... Indonesia aja remidial wae :P (bahas apa dong cuy...)

Baca postingan temen, yang kayaknya hati gua tuh sedang dipinjem sama dia saat membuatnya (hahaha piss nunn). Because, hal yang pengen gua susun dan ceritakan tuh ga bisa-bisa akhirnya ada juga yang bisa menstranslate dalam bentuk tulisan. Postingan ini benar-benar menggambarkan diri gua banget, masa SMA gua yang well... bener-bener apa yah istilahnya, ah gitu!

10 Januari 2010

Liburanku

Hahaha inget deh zaman-zaman SMP (bedeh, serasa tuir) kalau selesai liburan lalun kembali ke sekolah, pelajaran Bahasa Indonesia pasti disuruh membuat karangan tentang liburan. Bahasa Inggris juga pernah tuh.

Okay, jadi liburan kali ini -seperti yang sudah diceritakan- aku isi dengan pelantikan, melantik 14 jagoan 25 (ehem uhuek) di Gunung Salak. Tim advance jadi berangkat lebih dahulu 1 hari, total 6 hari. Kembali ke kota Bogor tercinta mendekap di rumah, meratapi nasib kaki dan tangan yang diserang kumon-kumon sialun saat tahun baru. Kemudian 2 hari setelah itu sudah bisa berjalan normal (sebelumnya pincang dan ngajegang hahaha) ke sekolah evaluasi pelantikan, tapi entahlah aku merasa sedang menyaksikan debat seperti yang ditipih cuma bisa meng-iyakan padahal tidak mengerti, c-a-n-g-a-k.

31 Desember 2009

25 Hm

Entah kenapa pagi tanggal 25 itu terasa berat sekali. 1 tas setinggi kepala dan menjinjing 1 dirigen minyak tanah. Ditanjakan aspal serasa tidak maju-maju, berat sekali untuk melangkah. Alhasil nge-drop ketika baru saja disambut tanjakan setelah gerbang. Dan terus menanjak, dipaksa walau sakit, dipaksa walau lelah, dipaksa walau ingin menangis, ingin menyerah. Tapi kalau begitu namanya LEMAH! Baru sekali ini nge-drop sebegitunya.

Sampai lokasi sambil mengenang-ngenang 1 tahun lalu, yang pria membangun basecamp, yang perempuan memasak dan membereskan dapur. Diterpa hujan, tapi tetap kerja keras. Kedinginan, diserang kumon dan pacet. Tapi kalau tidak begitu tidak akan tidur. Sampai malam, dan akhirnya bisa tertidur juga, walaupun tidak nyenyak.

22 Desember 2009

Remidial Salak 1

Yuhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!!!! Ciluuuuk BAAAAA!!!

Akhir-akhir ini seperti yang sudah menjadi budaya semenjak menduduki bangku SMA, selesai ulangan umum akan ada ulangan lagi, "ULANGAN YANG SESUNGGUHNYA" atau disebut remidial. Berbanggalah yang tidak ikut remidial, karena tidak perlu lari dari kelas ujung ke ujung dan belum lagi kalau ada jam remidial yang bentrok. Oh begitu lieurnya.

27 Oktober 2009

Senang Sedih Sedih

24 Oktober 2009....

Perjalanan dilakukan mulai pukul 18.30
Gerimis kecil sempat mengiringi diawal-awal
Aku memimpin kelompok 3
Didepanku orang yang kupercaya
Dibelakangku orang yang awalnya kupercaya
Sinaran lampu kuning dari senter ditangan menerangi jalan
Ternyata orang-orang yang kupercaya mengecewakanku
Apalagi orang dibelakangku, bukan dia yang menjagaku malah aku yang menjaganya
Dia membuat aku jatuh terduduk di lumpur

14 September 2009

Seperempat Abad

Happy 25th anniversary PASMA 5-ku :D

Hari ini PASMA sudah mencapai usia ke-25. Wah, ulang tahun perak. Emang PASMA apaan sih Ci?

14 Juni 2009

Pameran Gorengan

Yuhuuu akhirnya selesai juga ulangan semesteran. Tapi belum tenang, karena masih ada 1 minggu untuk remidial. Wuahahahahaha inilah ujian yag sesungguhnya "REMIDIAL". Inget banget deh itu yang namanya pertama kali aku sekolah daftar remidial semesteran panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang banget sepanjang kaca ruang guru. Guilee shock banget deh pertama masuk sma kok gini ya? perasaan smp remid aku tuh cuma itungan jari aja, tiap semesteran yang remid juga paling 10 orang pertingkat kelas. Bener-bener parah deuh.

29 Maret 2009

3 in 1

Haaaaalooooooo! yeah akhirnya bisa posting lagi. Hahahaha langsung aja deh mau laporan CAVING sesuai janji diposting kemarin. Ada dua cerita juga yang tak sabar ingin kuceritakaaaaaaaan :P